Siapa yang tahu?


aku selalu berjalan dibelakangmu, aku biasa duduk disebelahmu, aku sering mengamatimu.
jarak kita hanya selangkah saja, jarak kita hanya satu jengkal saja, kau selalu memperhatikanku.

aneh katamu, satu kata yang sering kudengar. aneh kataku, salam hangat dariku untukmu.

tak pernah kita bercakap sekedar melepas rindu, seakan sudah lama kita tak berjumpa, seakan kita pernah bertemu sebelumnya. kau hanya tersenyum sekali saat kutanya kabarmu. kau hanya menoleh sekali saat aku mengatakan bahwa aku disampingmu.

seindah itulah cinta kita, setenang pantai katamu, sedamai gunung kataku dan seputih salju kata mereka. siapa yang tahu? tak satupun kecuali pena dan kertas ditanganku, tak satu pun kecuali kediaman dan kesabaran hatimu itu.

Oleh Rian R Tandra

Advertisements