cie cinta2an


gundolmu cinta”an, cinta itu seperti embun bersama pagi, meski tahu ia akan menguap tetap kembali lg esok hari. cinta itu seperti bintang gemintang, meski tak pernah dianggap dia selalu ada menemani malam. cinta itu seperti butiran pasir dalam puzzle besar kehidupan, tak penting memang tp itulah yg melengkapi. cinta, aku masih tak mengerti apa itu cinta. suatu kebodohan dan penyiksaan yg rela dilakukan oleh para pemabuk cinta. tak ada ilmu yg mampu menjelaskannya, penggambarannya hanya dengan kata indah yg tak dimengerti semua orang, pun diriku. aku hanya pernah merasakannya, sedikit sekali. bagaimana sang Maha cinta menganugerahkannya kepadaku, mungkin kau tak pernah merasakannya. itu tak seperti jatuh pada pandangan pertama, kalau itu yang kau maksud, maka setiap pria hanya butuh sepersekian detik untuk merasa seperti itu. tak sepenuhnya bodoh memang, sebagian mampu mambangun kemustahilan dibumi ini seperti kisah shah jahan dan mumtaz mahal, namun sebagian menimbulkan peperangan bagaimana pasukan yunani menyerang kota troya. dan yg paling indah bagaimana cinta rasul kepada umatnya, kepada makhluk hina yg tak beliau kenal sama sekali. serta cinta ali dan fatimah yg tetap suci sampai akhirnya. namun dari semua itu yg paling dibenarkan adalah cinta hamba kepada Rabb-nya, cinta yg hakiki dan hanya bisa dimengerti setelah aku mengenal siapa diriku sendiri. lalu siapa aku? masih harus dipelajari bahkan telah ditentukan bahwa aku diciptakan sebagai pemimpin pengolah bumi dengan kesemrawutan administrasinya “hanya untuk beribadah kepada Rabb-ku”. makhluk paling sempurna paling mutakhir ciptaan-Nya, dengan nafsu dan kehendak, dengan akal dan pikiran dengan cinta dan kasih sayang. yang dapat membuat kita melebihi malaikat atau terhina melebihi iblis sekalipun. tapi dari semua kehinaannya manusia masih akan selalu dimaafkan bagaimana cinta Rabb-mu begitu besar asal kau tak pernah menduakan-Nya.