jika mungkin …


aku tak butuh orang yang selalu ada disampingku, aku tak butuh orang yang selalu menyeka keringatku.

aku hanya butuh orang yang mau menemani saat aku terjatuh, aku hanya butuh orang yang ada saat aku terpukul sendiri.

sederhananya aku butuh kamu yang bisa menjadi sahabatku, tidak lebih.

I__m_Always_Watching_You____by_ElvenWarrior14

mungkinkah ?

aih, terlalu tinggi memang keinginanku itu…

yaa tapi aku harus tetap percaya, karena ada yang bilang padaku bahwa didunia ini tak ada yang tak mungkin.

aku yakin meski hanya 1 berbanding 1000.000.000

“dan kau ada, diantara milyaran manusia.

mungkin harusnya aku bilang hanya satu didunia ini seumur hidupku, dan itu cukup.

cukup Smile

bukankah Tuhan telah menciptakan semuanya secara berpasangan, siang malam, bulan bintang, langit bumi, air dan api, bahkan kami para manusia telah memilih dan kenal dengan pasangan kami sejak didalam rahim, sebelum kami mengenal dunia ini. tapi bukankah itu sama saja dengan pembohongan publik, aku tak tahu siapa pasanganku dan kenapa kami dipasangkan.

hmm aku harusnya telah sadar sedari dulu, bahwa pasangan yang diciptakan dan dipasangkan ini adalah untuk saling melengkapi, untuk saling menyeimbangkan,,,

dan kau tahu, Tuhan selalu punya cara untuk mempertemukan kalian. dan mempunyai mekanisme yang unik untuk menyadarkan bahwa kalian adalah satu, belahan jiwa, separuh hati yang hilang, serpihan pengisi lubang kosong dalam hati.

pertanyaannya bagaimana aku tahu kalau Dia adalah pasanganku, Dia adalah jodohku, sedang parameter dan instrumen yang bisa mengatakan dan menjamin hal itu tidak ada, sedang ilmu pasti dan logika sama sama angkat tangan mengenai hal itu.

jadi, apakah aku memang harus mencarinya, memacarinya menjadikannya kekasihku satu persatu hingga akhirnya cukup usiaku lalu menikah dengan orang yang baru kukenal kemarin sore dipinggir jalan itu, atau aku harus jadi seorang playboy yang punya banyak nomor Hp, yang disetiap ada cewek baru langsung didekati, yang bisa berkata kata manis semanis madu, yang tahu segalanya walau hanya luarnya saja, yang bisa melakukan apa saja demi wanita yang didekatinya.

hmm mungkin aku bisa saja jadi seperti itu kalau aku mau, tapi itu bukan caraku, kalau aku melakukan itu maka hidup dan pencarianku akan menjadi semakin rumit karena akan sangat jauh dari tujuan awalku. aku diciptakan cuma untuk beribadah, tak lebih. dalam hidupku aku usahakan setiap apa yang aku lakukan itu untuk beribadah, bukan untuk menjadi hebat, bukan untuk menjadi yang nomor satu, aku cuma ingin melakukan yang terbaik. dan kalaupun hasilnya tidak baik, setidaknya aku tak menyesal karena telah mengeluarkan semua kemampuan terbaikku Smile

yang aku inginkan, kau datang dan tiba tiba aku jatuh cinta. tanpa alasan, hanya keyakinan bahwa dirimu adalah orang yang menyimpan separuh hatiku yang hilang itu. tak ada alasan, hanya percaya bahwa dirimu adalah orang yang akan menjadi bagian terpenting dalam hidupku. dan aku tak akan peduli dengan apa yang telah dan akan terjadi, dulu, sekarang ataupun nanti. karena kupercaya kamu.

dan apakah aku salah kalau aku mengatakan bahwa aku ingin mengenalmu lebih jauh, dan apakah aku salah kalau akhirnya aku sayang padamu, mungkinkah aku masih bisa dipersalahkan kalau akhirnya aku mencintai dirimu karena entah mengapa aku pun seharusnya bisa menjawabnya tapi hatiku selalu menolak dengan setiap alasan yang aku ajukan, dia bilang aku tak mengerti apa apa tentang perasaan dan sayangnya hatiku yang kecil itu tak mau juga memberitahukan kenapa dia sampai jatuh hati pada hatimu.

aku tak ingin kau merasakan sakitnya. aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh, menjadikanmu kekasihku, teman terdekatku, tak perlu selalu mendampingiku cukup hadir saat aku terjatuh, ada saat aku sendiri, dan menjadi orang yang paling mengenalku selain aku sendiri. berlebihankah ?

kalaupun akhirnya aku harus pergi meninggalkanmu, aku tak peduli dengan itu semua, aku akan pergi asalkan itu adalah keinginanmu. dan kalau ternyata keinginanku ini tak sejalan denganmu aku tak apa. aku mengerti, hati itu tak bisa dipaksakan, terlebih perasaan yang ada disana, memang hati bisa berubah kapan saja tapi perubahan itu tak selalu seperti yang kita inginkan dan kita harapkan.

sedang hatiku masih tak mau membantu, katanya aku harus berjuang menemukan jawabnya sendiri, kenapa aku juga bisa jatuh cinta padamu ?.

aih, kalau boleh aku memilih, aku sedang tak ingin mencintai seseorang terlebih dahulu bahkan sekedar sayang pun tak boleh. aku masih ingin istirahat sejenak dari urusan percintaan dengan sejuta persoalan yang akan selalu ikut dibelakangnya. butuh sejuta pertimbangan juga untuk meng-iya-kannya, butuh mental yang kuat juga untuk menghadapinya, karena bagiku ini bukan main main, bukan sekedar pegangan tangan atau status di facebook saja Open-mouthed smile. bodohnya, karena masih terlalu banyak orang seperti itu. bagiku, ini adalah perasaan yang indah yang tak semua orang memahaminya, tidak juga aku kamu dia atau mereka, cinta itu telah didefinisikan masing masing oleh hati kita. kalau aku merasakan dan mengakuinya, berarti aku bersungguh – sungguh dengan hal itu, kalau kau tak percaya pun tak apa. ini tulus kawan, apa kau tak merasakan getarannya, aku terlalu gugup untuk berbicara didepanmu, mungkin disampingmu aku berani Smile.

kalau aku hanya bercanda, tak mungkin aku sejahat itu padamu. sekejam kejamnya aku, aku tak pernah mempermainkan hati seseorang sampai sejauh ini. mungkin akan kukatakan dari awal kalau aku hanya bercanda, mungkin akan aku katakan dari awal kalau jangan pernah menggunakan hatimu saat kau mendengar kata kataku, jangan pernah menggunakan hatimu saat menjawab setiap pertanyaanku.

terlalu manis kah kata kataku, kalau kau jijik mendengarnya janganlah kau dengarkan. karena menurutku seorang laki laki memang dirancang untuk berkata manis dan mengelak dengan mulusnya dari setiap kejahatan dan kepalsuan yang ia lakukan.

aku berani bilang, aku ini hanya setetes dilautan luas, hanya sebutir ditengah gurun pasir. kalau aku mau bisa saja aku memanfaatkan segala sumber daya yang aku miliki untuk mengelabui wanita yang butuh ketulusan dengan semua bualanku dan kepandaianku berkata kata. tak kulakukan, karena aku masih mempunyai Tuhanku yang selalu mengingatkanku, memberiku nasihat dan petunjuk agar aku selalu bersabar dan bersyukur dijalan yang telah dan akan aku tempuh ini.

satu pertanyaanku, “kenapa harus dirimu ?”

sekali lagi tak ada yang bisa menjawabnya, aku pun semakin bingung. kalau ini benar tentang kita, aku akan mempertimbangkan segala resikonya, kalau nanti akhirnya tak berhasil aku hanya tak ingin dirimu menjadi pihak yang tersakiti. karena yang memilih disini adalah hatiku, dan aku selalu percaya pada apa kata hatiku itu.

“hmm, aku tak sebodoh itu untuk menyimpan perasaan, dan tak sepintar itu untuk tidak mengakuinya”

“apa maksudnya ?”

“yaa, ini masalah perasaan, aku tak sebodoh itu untuk menyimpan perasaan, dan tak sepintar itu untuk tidak mengakuinya. hmm kau tahu, kenapa aku perhatian kepadamu akhri akhir ini ?. aku pun sebenarnya tak tahu, tapi hatiku mengatakan kalau mungkin aku sayang padamu”

aku tak sanggup lagi berkata, mungkin memang benar keputusan itu sebenarnya mudah sekali diambil, tapi setelah itu semua resikonya menggeliat tak jelas dikepalaku. tak apa

“dengan segala resikonya yang akan aku hadapi, baik sekarang atau yang akan datang”

kalaupun kau menolaknya aku merasa tak ada masalah, yang penting hatiku puas. itu cukup untukku.

bagiku mengenalmu sejauh ini, kau mengizinkanku untuk berdiri didepan teras hatimu itu sudah cukup.

aku tak tahu lagi harus apa, aku hanya berharap kisah ini tak salah meskipun akhirnya nanti kita akan saling menyalahkan, biar aku yang mengalah, karena aku yang memulainya dan aku masih yakin dengan semua keputusan ini.

“dirimu itu seperti botol yang baru terisi separuh, kalau kau mengizinkan aku ingin sekali membagi punyaku dan mengisi ruang kosong itu, pasti akan mudah bagimu untuk menerimaku”

sekarang, aku diam disini tak peduli pada apapun.

“are you sure ?”

“yaa, I’m sure”

tak akan kusesali itu, kalaupun sekarang harus ada air bah yang tiba tiba mucul didepanku aku tak takut. jangankan air bah tsunami asam sulfatpun aku tak akan mundur hehe Open-mouthed smile. ini sudah selangkah, tak mungkin aku mundur, dan kenapa juga aku harus mundur. bukan aku yang hanya bisa memulai dan tak bisa mengakhirinya, bukan aku yang hanya bisa bicara tanpa ada buktinya. inilah aku, yang sebenarnya, yang ada dihadapanmu sekarang, aku tak pandai berbohong, karena aku tak ingin berbohong. aku ini orang yang tak mudah mengungkapkan perasaan meski aku adalah orang yang ekspresif.

aku merasa beruntung, entahlah aku juga tak yakin. kau hadir dan aku mulai merasa harus melindungimu, kau hadir dan aku merasa harus ada didekatmu, aku jatuh hati padamu. aku pernah merasakan hal semacam ini sebelumnya, mungkin memang berbeda namun tetap saja sama bagiku karena rasa ini begitu indahnya begitu anehnya dan tiba tiba. dalam kisah ini kalaupun ada yang harus dipersalahkan maka aku adalah orangnya, kalaupun aku harus pergi aku rela asal kau yang memintanya.

aku tak mungkin memintamu, memaksamu untuk selalu bersamaku menuruti semua keinginanku. aku hanya ingin punya teman yang bisa menerima pendapatku, mendengar perkataanku, dan menolak pemikiranku yang keliru.

“mungkinkah ?”

dan sekarang aku harus mengakui kalau aku merasa nyaman berdiskusi denganmu, mengungkapkan semua isi hatiku, dan mengatakan apa yang ada didalam hatiku.

“terima kasih”

yah semoga saja hal seperti ini benar ada dikehidupan nyata, bukan cuma perasaan yang dibuat buat, bukan sekedar perasaan ingin memiliki terlebih karena nafsu, bukan hanya manis diawal dengan kata kata indahnya.

jika mungkin aku ingin sekali mengalaminya sekali saja seumur hidupku, bertemu dengan orang itu untuk selamanya, orang yang mengerti apa yang kita bicarakan, memiliki tujuan hidup yang sama meski dengan jalur yang berbeda.

tak selalu tentang dunia, tapi tentang keindahan disana saat kami benar benar terpisah, tak selalu saling membanggakan tapi juga saling menopang saat salah satu kaki kami terluka. saling menyemangati saat yang lain lemah, menyadarkan saat aku terbang terlalu tinggi, mengarahkan saat aku lupa jalan pulang.

semua tentang kita memang berbeda, tak ada yang sama. tak berlebihan menurutku, karena kita memang berbeda seperti langit dan bumi. tak masalah buatku tapi entah denganmu, dan sekarang aku masih mencoba mengerti dirimu, memahamimu.

“… Kami menciptakan kmu  dari seorang laki laki dan seorang perempuandan menjadikan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling kenal mengenal … (49:13) “

teori ini benar dan aku percaya karena ini perkataan Tuhan, sekarang tinggal aku menjalaninya.

ini bukan hanya tentang hasil akhir tapi tentang keberanianmu untuk melakukannya, proses panjang itulah yang berharga.

selamat berjuang kawan Open-mouthed smile

fss